Mengenal Sejarah Wisata Keraton Jogja

Salah satu tempat wisata yang menarik di Jogja adalah wisata Keraton Jogja. Keraton jogja atau yang sering disebut dengan nama Keraton Ngayogyakarta Hadininrat ini berdiri tepat di tengah kota Yogyakarta.

Keraton yang didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I ini memiliki kemegahan dan keindahan bangunan yang memukau. Tidak heran jika pada tahun 1995, kraton Jogja pernah dicalonkan sebagi salah satu situs warisan dunia UNESCO.

Keraton Jogja adalah salah satu icon paket wisata Jogja yang sangat bersejarah. Keraton ini adalah Istana kesultanan di Ngayogyakarta Hadiningrat. Keratono ini juga masih difungiskan sebagai salah satu tempat tinggal Sultan. Adapun Keraton Yogyakarta masih menjaga warisan budaya seperti halnya kegiatan upacara adat, dan juga benda-benda kuno lainnya.

Lokasi Wisata Keraton Jogja

Keraton Yogyakarta berada di Jalan Rotowijayan Blok No. 1, Panembahan, Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya yang berada di pusat Kota Yogyakarta akan memudahkan wisatawan untuk sampai ke istana kesultanan ini.

Harga Tiket Masuk Keraton Jogja

Harga tiket masuk paket wisata Jogja ini dikenakan biayan yang cukup murah. Harga tiket masuk diberlakukan sama baik untuk kunjungan hari biasa maupun akhir pekan.

  • Tiket Wisatawan Domestik hanya Rp. 5.000.
  • Tiket Wisatawan Asing Rp. 15.000.
  • Izin Berfoto Rp. 1.000.

Jam Buka Wisata Keraton Jogja

Sejak Keraton Jogja dibuka untuk umum, banyak sekali para wisatawan yang berkunjung ke sana. Mulai dari wisatawan domestik hingga pada wisatawan mancanegara. Keraton Jogja ini dibuka setiap hari dari pagi hingga siang hari. Adapun jam operasionalnya adalah:

  • Sabtu s/d Kamis 08.30 – 13.00 WIB.
  • Jumat 30 – 13.00 WIB.

Jadwal Kegiatan Menarik di Keraton Yogyakarta

Selain berkeliling menyusuri bangunan-bangunan yang ada dalam Istana. Dalam hal ini para wisatawan bisa menyaksikan beberapa pertunjukan di dalamnya. Pertunjukan ini rutin digelar di istana dengan jam dan hari yang telah ditentukan. Ada Pula pertunjukan berupa upacara adat yang diselenggarakan untuk memperingati hari-hari tertentu.

  • Pertunjukan Gamelan pada hari senin dan selasa pukul 10.00-12.00 WIB
  • Pertunjukan Wayang Kulit pada hari sabtu pukul 09.00-13.00 WIB
  • Pertunjukan Tarian pada hari minggu dan kamis pukul 19.00-12.00 WIB
  • Pembacaan Puisi pada hari jum�at pukul 10.00-11.30 WIB
  • Pertunjukan Wayang Golek pada hari rabu pukul 09.00-12.00 WIB

Area Keraton Jogja

·        Gapura Pintu Masuk Ke Kawasan Kraton

Merupakan salah satu gerbang utama yang memasuki kompleks Keraton Yogyakarta dari arah utara. Gerbang ini dulu berfungsi sebagai tempat penyerahan daftar jaga dan tempat pengusiran.

·        Kompleks Alun-Alun Utara

Terdapat di bagian utara Keraton Yogyakarta, yang kini luasnya semakin dipersempit. Lokasi ini digunakan untuk acara rakyat dan kerajaan yang melibatkan masyarakat sekitar. Pada hari-hari biasa digunakan sebagai area parkir dan sepak bola oleh warga sekitar.

·        Masjid Gedhe

Merupakan masjid raya kesultanan yang terletak di sebelah barat kompleks alun-alun utara. kompleks yang lebih dikenal dengan masjid gedhe kauman ini dikelilingi oleh dinding yang tinggi. Bangunan induk berbentuk menyerupai tajug persegi tertutup dengan atap bertumpang tiga.

·        Kompleks pagelaran

kompleks ini merupakan bangunan utama yang dulu dikenal sebagai Tratag Rambat. Kini difungsikan sebagai tempat menyelenggarakan even-even pariwisata, religi dan upacara adat keraton lainnya.

·        Kompleks Siti Hinggil Ler

kompleks ini digunakan untuk menyelenggarakan upacara-upacara resmi kerajaan. kompleks ini letaknya lebih tinggi dari tanah disekitarnya, dan terdapat deretan pohon gayam.

·        Koleksi Gamelan Alat Musik Tradisional Jawa

Beberapa koleksi alat musik tradisional jawa seperti gamelan bisa dilihan di istana kesultanan Yogyakarta. Terletak di sebelah selatan kompleks kamandhungan ler yang terhubung dengan regol sri manganti . kompleks ini difungsikan sebagai tempat menyimpan pusaka keraton dan alat-alat musik gamelan. Terkadang juga difungsikan sebagai tempat penyelenggaraan even pariwisata keraton.

·        Kompleks Kamandungan Ler

Lebih dikenal dengan Keben karena terdapat pohon keben di halamannya. Ditengah-tengah terdapat bangunan bangsal ponconiti yang menjadi bangunan utama. Bangsal ini kini difungsikan sebagai tempat menyelenggarakan acara adat seperti garebeg dan sekaten.

·        Kompleks Siti Hinggil Kidul

Siti hinggil yang lebih dikenal dengan Sasana Hinggil Dwi Abad berada di sebelah utara alun-alun Kidul. Sekarang difungsikan untuk pagelaran seni pertunjukan sepeti wayang kulit, pameran dan sebagainya.

·        Kompleks Kamagangan

kompleks ini memiliki gerbang dengan patung dua ekor ular yang menjadi simbol tahun berdirinya keraton. Di kompleks ini terdapat Bangsal Magangan yang berada ditengah halaman. Berfungsi sebagai tempat upacara Bedhol Songsong dan pertunjukan wayang kulit.

·        Alun-Alun Kidul

Berada di selatan area, yang menjadi pusat hiburan rakyat. Jika malam lokasi ini dipenuhi dengan pengunjung yang menikmati hidangan di angkringan. ditengah alun-alun terdapat dua beringin besar yang menjadi mitos masyarakat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *